SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemasaran hasil produk olahan ikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata tidak hanya dilakukan di daerah ini ataupun ke sejumlah kabupaten tetangga. Namun sudah sampai ke Dubai. 

"Pemasaran hasil produk kami sudah sampai ke Dubai," ujar Kepala Dinas Perikanan Kotim Herianto, Jumat, 31 Januari 2020. 

Pemasaran yang bisa mencapai Dubai tersebut, karena pihaknya telah bekerjasama dengan Aliansi Penggerak Industri, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (API UMKM) Kotim. Sehingga mereka yang memasarkan semua produk olahan di daerah ini. 

"Kami bekerjasama dengan API UMKM Kotim, dan kami bersyukur pemasarannya ternyata hingga Dubai," kata Halikinnor. 

Produk olahan berbahan ikan sendiri berbagai macam. Mulai dari cemilan, bahkan bahan olahan yang terbuat dari sisik ikan jelawat. 

--page

Hal itupun membuat pihaknya saat ini terus berupaya untuk mengembangkan sejumlah produk lainnya. Sehingga semakin banyak nantinya yang dipasarkan kenluar daerah. 

"Produk olahan tersebut merupakan buatan dari kelompok UMKM yang kami bentuk. Dan jumlahnya saat ini sudah mencapai 40 kelompok," terang Herianto. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)