SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Luasan lahan yang digunakan untuk tambak budidaya ikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini mencapai 2.000 hektare. Ribuan hektare itu berisi berbagai jenis ikan. 

"Saat ini ada 2.000 hektare luasan untuk tambak ikan, yang semuanya tersebar di berbagai kecamatan di Kotim ini," ujar Kepala Dinas Perikanan Kotim Herianto, Jumat, 31 Januari 2020. 

Dirinya menerangkan, sejumlah ikan yang paling banyak di budidayakan oleh masyarakat Kotim adalah ikan patin, nila, dan tentunya ikan jelawat. 

Sedangkan yang saat ini masih dalam pengerjaan yakni pembuatan tambak di Desa Kuin dan Rege Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Yang merupakan bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umun, dengan luasan 600 hektare. 

"Saat ini sudah selesai hingga 60%, dan sudah 160 hektare tambak yang digunakan," terang Herianto. 

--page

Pihaknyapun saat ini terus beruaya mengembangkan perikanan di Kotim. Terutama yang memang dicari di pasaran. Sehingga memberikan keuntungan bagi para warga yang melakukan budidaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)