BORNEONEWS, Sampit - Hasil ikan tangkap di sungai-sungai yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata tidak hanya dipasarkan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saja, namun juga ke Kalimantan Barat (Kalbar) dan juga Kalimantan Selatan.
"Hasil ikan tangkap di Kotim banyak dijual ke Kalbar dan juga Kalsel," ujar Kepala Dinas Perikanan Kotim Herianto, Jumat, 31 Januari 2020.
Jenis ikan yang dijual ke Kalsel sendiri seperti ikan tapah, baung, gabus dan beberapa jenis ikan lainnya. Sedangkan yang dijual ke Kalbar yakni ikan pipih, dan udang.
"Penjualan tersebut sudah cukup lama dilakukan, dan memang sudah ada pengepulnya di daerah ini," kata Herianto.
Sementara para pengepul biasanya membeli ikan tangkap tersebut di beberapa desa. Seperti pengepul dari Kalbar biasanya membeli ikan di Desa Hanjalipan. Sebab, hasil ikan di sana cukup banyak.
--page
Sedangkan pengepul dari Kalsel, biasanya membeli ikan tangkap dari warga Penda Durian. Hal ini karena hasil ikan di sungai daerah tersebut, bisa mencapai 1 ton perharinya.
"Kalau hasil ikan tangkap di daerah ini cukup melimpah, dalam setahunnya bisa mencapai 6.000 ton. Sehingga bisa memenuhi untuk masyarakat Kotim dan menjual ke luar daerah," terang Herianto. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








