PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sambil diiringi musik japin tradisional, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah bersama suaminya H.M Ruslan A, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah dan istrinya Mina Irawati bersama FKPD serta SKPD bersantai di kapal wisata susur Sungai Arut, Sabtu, 1 Februari 2020.

Kegiatan ini dilaksanakan seusai acara seremonial peresmian Taman Sungai Buun dan penyerahan kapal wisata susur Sungai Arut dan Kumai serta pencanangan program nol jamban di sungai yang dipusatkan di taman di samping Pasar Indra Sari Pangkalan Bun.

Kepada wartawan, bupati mengatakan keberadaan taman Sungai Buun dibangun guna mendukung konsep pasar ada ruang terbuka hijau.

"Sehingga masyarakat dan pedagang bisa memanfaatkan taman untuk sekedar bersantai menikmati udara segar," jelasnya.

Kemudian terkait penyerahan 2 kapal wisata bantuan dari Dinas PUPR Kobar ini menurut bupati sudah sesuai program prioritas pembangunan yaitu pariwisata.

--page

"Kapal ini nantinya diserahkan kepada Desa Sekonyer dan Kelurahan Raja terkait pengelolaannya," jelasnya. Bupati mengayakan dalam acara ini juga dirangkaikan dengan  pencanangan program nol jamban

"Ini merupakan target Pemkab Kobar. Sebagai gantinya rencananya ditargetkan bakal dibangun 1.000 jamban komunal untuk mengubah kebiasaan BAB di sungai," jelasnya.

Menurutnya menghilangkan kebiasaan masyarakat agar meningalkan cara lama dalam BAB di sungai tentunya tidak mudah.

"Namun pelan-pelan kebiasaan ini akan diubah, karena secara perlahan kita menanamkan kebiasaan hidup sehat. Selain itu berulang kali kita sampaikan bahwa Sungai Arut merupakan sumber utama air baku yang diolah menjadi air bersih oleh PDAM," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)