BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi meninjau kondisi sawah yang sempat terendam banjir di Desa Ramania. Lahan sawah ini pada Kamis dan Jumat sempat terendam banjir.
"Kenapa saya terjun melihat ini agar saya bisa mengambil langkah apabila sawah di Desa Ramania dan sekitarnya ini mengalami kerusakan," kata Riza, Sabtu sore 1 Febuari 2020.
Pihaknya juga akan mempelajari apa yang perlu dilakukan untuk mengendalikan air yang berlebih saat hujan agar lahan sawah dan tanaman padi tidak rusak.
"Kita bersyukur kerena selama 2 tahun terakhir Dinas PUPR Barito Timur sudah melakukan penataan irigasi di sini, sehingga banjir akibat hujan dari Kamis malam tidak lama menggenangi sawah ini," imbuhnya.
Menurutnya, air yang sempat menggenangi tanaman padi pada fase vegetatif atau fase perkembangan akar, daun dan batang baru ini tidak terlalu membahayakan tanaman padi, lain halnya jika padi sudah berbuah.
--page
Sementara itu Penyuluh Pertanian yang bertugas di Desa Ramania, Ruben menjelaskan semua lahan sawah seluas 136 hektare aman dari banjir, karena galangan atau pematang sawah yang dikerjakan melalui program serasi berfungsi dengan baik.
Dalam peninjauan ini Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan juga didampingi Kepala BPP Patangkep Tutui, Kepala Desa Ramania dan Penyuluh Pertanian. (BOLE MALO/B-6)








