BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga Barito Timur yang dievakuasi dari Wuhan Cina akibat merebaknya virus Corona di negara tersebut masih akan dikarantina di Pulau Natuna sebelum dikembalikan kepada keluarga masing-masing.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Simong Biring menjelaskan bahwa warga Barito Timur yang termasuk di antara 238 WNI yang dievakuasi dari Cina itu akan menjalani masa karantina di Pulau Natuna selama 12 hari.
"Warga Barito Timur yang dipulangkan dari Cina ada sekitar 3 orang. Hari ini kita turunkan tim ke lapangan untuk memastikan datanya dan meminta kontak keluarga," kata Simon di Kantornya, Senin, 3 Februari 2020.
Dia juga memastikan Dinas Kesehatan Barito Timur berupaya semaksimal mungkin mengantisipasi kemungkinan masuknya virus Corona di Kabupaten Barito Timur.
"Kita mulai persiapkan ruang isolasi di RSUD Tamiang Layang, serta memesan masker untuk masyarakat dan pakaian khusus untuk tenaga medis," imbuhnya.
--page
Namun, Simon menghimbau masyarakat untuk tidak merasa takut atau khawatir yang berlebihan karena sejak dari Wuhan Cina, WNI yang akan dievakuasi terlebih dahulu dicek kesehatannya.
"Kalau teridentifikasi tertular virus Corona tidak mungkin dipulangkan. Pasti dirawat dulu di Wuhan hingga sembuh baru dipulangkan. Demikian juga saat dikarantina di Pulau Natuna hanya akan dipulangkan kepada keluarga jika negatif virus Corona," tutur Simon. (BOLE MALO/B-7)








