BORNEONEWS, Pangkalan Bun - DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sangat mendukung prorgam Pemerintah Daerah (Pemda) Kobar dalam meningkatkan sektor pariwisata. Seperti membangun Sungai Buun menjadi lokasi wisata.
Ketua DPRD Kobar Rusdi Gozali menyampaikan, dengan dibangunnya beberapa lokasi wisata salah satunya di Sungai Buun, kemudian ada Water Fron City di Kelurahan Mendwai, menjadi pertumbuhan ekonomi di wilayah Kobar dan Kalteng khususnya.
"Pembangunan kawasan sungai yang modern dapat meningkatan perekonomian yang signifikan, kami sangat mendukung itu," ucapnya.
Ketua DPRD Kobar tersebut mengatakan, dengan peresmian Taman Sungai Buun, dan Kapal Susur Sungai diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Geliat-geliat pembangunan di Kobar akan terus kita tingkatkan di masa yang akan datang, ini juga merupakan pembuktian bahwa Kobar merupakan kota kecil yang sedang berkembang dan menuju kearah yang lebih maju. Tugas kita bersama adalah bagaimana kita di daerah terus melakukan pembangunan,” katanya.
Walau memang diakui masih banyak hal prioritas yang masih akan dibangun. Keberadaan taman Sungai buun nantinya menurut politikus Golkar tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kobar, taman tersebut bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif.
"Kami akan terus mendukung eksekutif demi terciptanya pembangunan, karena melanjutkan kegiatan pembangunan menurutnya, merupakan tugas seluruh warga, demi memajukan dan mensejahterakan rakyat di daerah," tutupnya. (DANANG/m)
DPRD Dukung Pembangunan Taman Sungai Buun
Bagikan:
PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
HUT ke-67, DPRD Kobar Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan
Hari Jadi ke-67 Kobar, Ketua DPRD Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik
Bantu Ringankan Dampak Asap Karhutla, DPRD Kobar Bagikan Masker
Lima Fraksi DPRD Kobar Sepakat Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda
Perubahan APBD Kobar Akomodasi Tambahan Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Perubahan APBD Kobar 2026 Disepakati, Pendapatan Turun Rp15,4 Miliar
Komentar (0)
Memuat komentar…







