BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Masyarakat di Kabupaten Seruyan diminta waspada terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD.
Kadis kesehatan Seruyan Mahdiniansyah mengatakan, kewaspadaan diperlukan lantaran sepanjang Januari 2020 telah terjadi 13 kasus demam berdarah dengue di beberapa Kecamatan di Seruyan.
“Memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal, harus menjadi hal yang paling utama dilakukan seluruh masyarakat, dalam upaya untuk mencegah BDB,” katanya, Senin, 3 Februari 2020.
Apalagi saat ini, intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak tempat penampungan air menjadi sarang nyamuk, seperti bekas kaleng atau botol jika tidak dibasmi dengan gerakan 3 M plus akan menjadi tempat jentik nyamuk berkembang biak.
Masyarakat diharapkan aktif dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Hal ini dilakukan untuk memberantas jentik-jentik nyamuk yang dapat menyebabkan terjadinya kasus demam berdarah.
“Pihak puskesmas se kabupaten Seruyan, kami minta untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait hal ini, termasuk masyarakat sendiri apabila ada anggota keluarga yang mengalami panas mendadak untuk segera membawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” pintanya. (FAHRUL HAIDI/m)








