BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 80 pekerja asal China yang membangun PLTU di Tumbang Kajuwei, Kabupaten Gunung Mas tidak bisa kembali dari Wuhan, karena adanya virus Corona.
"Untuk yang kemarin pulang rayakan Imlek sekarang belum bisa kembali karena adanya virus Corona. Jumlahnya ada 80 orang," ujar Humas PT Hepsec, Chae, Senin 03 Februari 2020.
Menurut Chae, puluhan pekerja yang tidak bisa kembali tersebut berlangsung sejak 12 Januari 2020.
" Tiket mereka sudah dikembalikan atau dibatalkan semuanya. Kami sudah sejak 12 Januari tidak menerima kedatangan mereka," terangnya.
Terhadap puluhan pekerja tersebut, Chae menerangkan sebagiannya berasal dari Provinsi Hubei dan merupakan tenaga teknis.
--page
"Ya ada yang dari Wuhan dan ada juga dari tempat lainnya. Wuhan merupakan Ibu Kota Provinsi Hubei," jelasnya. (ARNOL/B-6)








