BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Arsyad menilai program pengembangan sawit - sapi mestinya sudah berjalan di Kabupaten Kotim dengan maksimal.
Namun ternyata kata dia sampai saat ini masih belum berjalan dengan baik. Sehingga terkesan pelaksanaan itu hanya setengah hati.
Program integrasi sapi-sawit sangat besar potensinya dilaksanakan di kabupaten ini yang memiliki perkebunan kelapa sawit yang sangat banyak dan luas sehingga menjadi modal besar untuk menjalankan program tersebut.
Bahkan ia yakin jika memang dikerjakan dengan serius dan diniatkan secara maksimal itu bisa tercapai. Asalkan harus di prioritaskan untuk dikerjakan
Muhammad Arsyad yang juga membidangi urusan peternakan di Kotim itu menyebut pemerintah kabupaten harus benar-benar serius, ia yakin program ini akan berjalan dengan hasil maksimal.
--page
Hasilnya tidak hanya terkait pencapaian target swasembada daging, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam peternakan dengan sistem sapi-sawit.
Saat ini ada lebih dari 50 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi Seandainya minimal separuhnya saja mau menjalankan program integrasi sapi-sawit, ia yakin hasilnya akan signifikan dan mampu mencapai swasembada daging. (NACO/B-5)








