BORNEONEWS, Sampit - Jembatan Mentaya di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut akan ditutup sementara.
Hal tersebut seiring pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan, yakni pengujian statistik yang bertujuan untuk mengetahui kondisi struktur jembatan lendutan dan tegangan.
Pengujian itu dilakukan dengan cara memberi beban pada jembatan berupa truk bermuatan di mana dibutuhkan penutupan sementara pada jembatan selama pengujian ini berlangsung.
"Sehubungan dengan program preservasi jembatan nasional, stater P2JN Provinsi Kalimantan Tengah bermaksud mengadakan evaluasi terhadap kondisi struktur existing jembatan nasional yang ada di provinsi Kalimantan Tengah lokasi jembatan yang akan dievaluasi adalah jembatan mentaya Banjar yang terletak di ruas jalan Bts. Kota Sampit- Pelantaran, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur," dalam surat pemberitahuan PPK Perencanaan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI, Saker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Kalteng, Fenny Arizona.
--page
Berikut jadwalnya:
Jumat, 28 Februari 2020
08.00-18.00 Wib pemasangan alat sensor (buka)
Sabtu, 29 Februari 2020
08.00-10.00 Wib, instalasi sensor ke data logger dan setting (buka)
10.00-18.00 Wib, pengukuran regangan menggunakan beban lalu lintas (buka)
22.00-24.00 Wib, pengujian tipikal bentang 1 (100m) (tutup)
Minggu, 1 Maret 2020
00.00-00.30 Wib, Jeda buka lalu lintas (buka)
00.30-02.30 Wib, Pengujian tipikal bentang 2 (60) (tutup)
02.30-03.00 Wib, Jeda buka lalu lintas (buka)
03.00-05.00 Wib, Pengujian tipikal bentang 3 (50m) (tutup)
05.00-08.30 Wib, Pelepasan alat sensor (buka). (NACO/B-11)








