BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka meningkatkan pelayanan cuci darah atau hemodialisa, pihak RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun melakukan pengecekan sarana dan prasarana keamanan. Salah satunya alat pemadam kebakaran.
Kabid Sarana dan Prasarana RSUD Sultan Imanusin, Kardianto mengatakan pengecekan ini untuk melakukan simulasi pencegahan kebakaran dengan menggunakan hydrant yang sudah dipasang di gedung tersebut.
"Guna meningkatkan layanan dan kemanan, kami melakukan pengecekan sarpras keamanan dengan memasang dan uji coba alat pendeteksi kebakarab," ujarnya, Rabu, 5 Februari 2020.
Dalam hal ini pihaknya telah menyiapkan alat pendeteksi asap dan api pada setiap lantai dan ruangan.
Pihaknya juga telah memberikan pelatihan dan arahan kepada tenaga di IPSRS melalui simulasi kebakaran di gedung hemodialisa.
--page
"Kita juga akan melatih satpam dan tenaga yang ada di IPSRS dalam simulasi kebakaran di gedung hemodialisa ini," terangnya.
Disampaikan, RSUD Sultan Imanuddin kembali membangun gedung perawatan hemodialisa dan VIP. Rencananya pelayanan hemodialisa akan ditingkatkan menjadi 20 tempat tidur yang mana sebelumnya hanya melayani 4 tempat tidur saja. (DANANG/B-6)








