BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur sangat mendukung upaya pemerintah kabupaten dalam mewujudkan Sampit menjadi kota layak anak.
"Bukan hanya Kota Layak Anak, bahkan kami juga mendorong nantinya terwujud Desa Layak Anak," kata Rudianur, Rabu, 5 Februari 2020.
Menurut Rudianur, ini sangat penting untuk menjadi perhatian bersama. Pemerintah harus memperlakukan anak secara baik dan benar demi tumbuh-kembang mereka.
Mewujudkan Desa Layak Anak dinilai bukan sebuah hal yang mustahil. Justru nantinya Desa Layak Anak akan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kota Layak Anak. Juga akan memerkuat upaya-upaya pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak anak.
Kebijakan dan strategi yang sudah diupayakan pemerintah untuk perlindungan dan hak anak melalui pengarusutamaan hak anak. Dan upaya menuju Kota Layak Anak sudah berjalan beberapa tahun.
--page
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memang telah melakukan pencanangan menuju Kota Layak Anak sejak 2017 lalu.
Sayangnya, perkembangannya hingga saat ini dinilai stagnan atau jalan di tempat. Sebab, belum terlihat dan terasa secara signifikan hasilnya.
Penilaian Kota Layak Anak terdiri dari 15 kluster dengan 24 indikator. Kotawaringin Timur dalam penghargaan yang diperoleh sampai saat ini menduduki peringkat kategori Inisiasi dengan skor 375 dan urutan ke-8 di Kalimantan Tengah.
Untuk mencapai peringkat tertinggi yakni kategori KLA atau Kota Layak Anak dengan skor 901 sampai 1.000, membutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak. Untuk itulah perlu sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk membantu mewujudkan cita-cita tersebut.
"Semua pihak harus mendukung program ini karena untuk mewujudkan Kota Layak Anak bukan hanya tanggungjawab Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), tetapi membutuhkan peran semua pihak dan kami sangat mendukung itu," pungkasnya. (NACO/B-11)








