BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk mendorong pembangunan Bandara Baru di Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah bersama rombongan dalam kegiatan safari ke beberapa kementerian juga menemui para pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Bupati pada Kamis, 6 Februari 2020 mengatakan, pertemuan itu berlangsung pada Rabu, 5 Februari 2020. Kehadiran mereka disambut Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Setditjen PKTL Kustanta Budi P didampingi Direktur Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan dan Lahan Herban Heryandana.
"Kita sengaja menemui pejabat di KLHK khususnya Direktorat Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan. Karena Dirjen tersebut mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, bimbingan teknis dan evaluasi pelaksanaan bimbingan teknis, dan supervisi pelaksanaan urusan di daerah bidang pengukuhan dan penatagunaan kawasan hutan," kata bupati.
Bupati menjelaskan, dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan terkait upaya percepatan pembangunan bandara baru di wilayah Desa Sebuai, Kecamatan Kumai.
"Bukan itu saja, Pemkab Kobar juga merencanakan pelabuhan laut dalam di lokasi yang sama. Namun rencana tersebut saat ini masih terkendala status kawasan," ungkapnya.
--page
Bupati berharap, ada kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, terkait status kawasan dan langkah bersama serta terkait rencana pembangunan bandara dan pelabuhan laut dalam.
"Pemkab Kobar telah memulai langkah pembangunan bandara baru sejak tahun 2013 dengan penyusunan studi kelayakan. Selanjutnya, di susun studi rencana induk atau master plan pada tahun 2014 dan rencana teknik terinci (RTT) fasilitas sisi udara dan fasilitas sisi darat serta studi AMDAL pada tahun 2015," tutur bupati. (WAHYU KRIDA/B-7)








