SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Meski tengah hamil, namun peserta bernama Abdah ini tetap semangat mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pada formasi pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

Ia mengaku tetap semangat mengikuti, karena berharap bisa lulus dan pada tes SKD ini. Ia dapat memenuhi nilai ambang batas. 

"Alhamdulilah pada tes SKD ini saya dapat memenuhi nilai ambang batas, meski satu tes nilainya pas-pasan," ujar Abdah, Kamis, 6 Februari 2020. 

Ia mengatakan nilai yang didapatnya pada tes wawasan kebangsaan yakni 105, sedangkan nilai yang harus dicapai yakni 64.

Adapun tes intelegensi umum nilai yang harus dicapai 80, sedangkan dirinya mendapatkan nilai 80. Sedangkan tes karakteristik pribadi nilai yang harus dicapai 126, dan dirinya mendapatkan nilai 138. 

--page

Ia berharap pada tes selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) juga bisa lulus, sehingga bisa lulus pada tes CPNS nantinya. 

"Saya mengambil formasi pendidikan Bahasa Inggris, dan alhamdulilah bisa lanjut ke tes selanjutnya," kata Abdah. 

Dia mengaku sudah dua kali mengikuti tes CPNS. Pada 2018 lalu dirinya juga lulus saat tes SKD. Namun pada tes SKB kalah nilai dari peserta lainnya. Sehingga gagal menjadi CPNS. 

"Mudah-mudahan pada tahun ini, ada rezeki untuk calon bayi saya," harap Abdah. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)