BORNEONEWS, Sampit - Direktorat Sabhara Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar simulasi pengendalian massa (Dalmas) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Simulasi ini untuk menghadapi pemilihan bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur.
"Hari ini adalah simulasi pengamanan Pilkada di wilayah Kotim, yang diikuti juga oleh anggota dari Polres Katingan dan juga Polres Seruyan," ujar Wadir Sabhara Polda Kalteng AKBP Timbul RK Siregar, usai upacara penutupan pelatihan peningkatan Dalmas polres jajaran Polda Kalteng, Jumat, 7 Februari 2020.
Dirinya juga menerangkan bahwa simulasi inibjuga sebagai cara untuk melatih kemampuan pengendalian massa sistem rayonisasi. Dalam rangka Pilkada di Kotim. Sehingga semua kesatuan baik itu Polres maupun Polsek terdekat.
"Jadi meskipun tidak ada pemilihan bupati di daerah mereka, namun semua harus siap. Paling tidak bisa membantu polres terdekat," kata Timbul.
Pengendalian massa sendiri ada beberapa tahapan, yakni mulai dari negosiasi dengan massa. Jika tidak berhasil dan massa mulai anarkis maka akan dilakukan tindakan berupa pembubaran masa dengan AWC atau gas air mata. Setelah itu, barulah melakukan penindakkan terhadap provokator.
--page
"Yang pasti kami harus siap jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Pilkada," terang Timbul. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








