JAKARTA –

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Demokrat, Jansen Sitindaon menilai
semakin lama kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku belum ditangkap oleh KPK, maka proses penyelesaian kasus tersebut bakal kehilangan momentum.

"Semakin lama Masiku hilang, apapun yg dikerjakan @KPK_RI dikasus ini telah kehilangan momentumnya dan berpotensi tak valid lagi," tulis akun Twitter @jansen_jsp, dikutip Jumat (7/2/2020).

"Walau nanti dia muncul, ibarat "virus" bisa saja dia dianggap telah dikarantina cukup tak akan menyebar dan berbahaya lagi," tulis dia lagi.

Diketahui, kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku masih belum ditangkap oleh KPK. Adapun Harun Masiku diduga kuat sebagai kunci daripada perkara suap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.


Wahyu Setiawan, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful Bahri sebagai salah seorang penyuap Wahyu, juga sudah ditetapkan tersangka oleh KPK.

--page

Lewat Agustiani dan Saeful, Harun diduga menyuap Wahyu guna memuluskan jalan calon anggota legislatif dari daerah Pemilihan I Sumatera Selatan, menjadi anggota DPR lewat mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW). [INILAHCOM/wll]