BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi perhatian. Anggota DPRD Kobar Sri Lestari pun berharap jangan sampai ada korban akibat penyakit tersebut.
"Meningat DBD merupakan siklus tahunan kita harus ada langkah antisipasi, supaya jangan sampai ada jatuh korban," ucapnya, Sabtu, 8 Februari 2020.
Maka dalam hal ini, Pemerintah Daerah harus segera melakukan tindakan agar akibat DBD tidak ada korban jiwa, baik itu melakukan fogging atau pengasapan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kobar.
"Tentu masalah ini adalah masalah bersama, tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, namun masyarakat juga harus bersama jaga kebersihan lingkungan," ucapnya.
Diinformasikan, bahwa sebelumnya pada Januari 2020, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun tangani 35 Kasus DBD.
--page
Bahkan, Akibat dari meningkatkanya kasus DBD, Rumah Sakit Sultan Imanuddin kewalahan menampung pasien yang rawat inap.
Dalam kesempatan itu dirut RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Fachrudin mengeluarkan instruksi siaga terhadap penyakit DBD. Dia mengimbau setiap wilayah di Kobar agar siaga terhadap DBD.
Diungkapkan, salah satu penyebab DBD yakni genangan air, mengingat saat ini musim hujan bahkan ada beberapa daerah sempat terjadi banjir karena curah hujannya cukup tinggi. (DANANG/B-5)








