SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan atau Dinkes Sukamara menerapkan sistem pemberdayaan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya kasus demam berdarah dengue atau DBD. 

"Yang perlu kita lakukan dalam mengantisipasi penyebaran DBD adalah upaya pencegahan," ucap Plt Kepala Dinkes Sukamara, Amir Sapiyudin, Minggu, 9 Februari 2020.

Menurut Amir, salah satu upaya pencegahan adalah dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN dan gerakan mengubur, menguras dan menutup (3M).

"Saya harapkan masyarakat bisa memperhatikan kebersihan lingkungan, jangan sampai membiarkan barang-barang yang tidak terpakai digenangi air," ungkapnya.

Amir berpesan, masyarakat tidak selalu berharap dengan fogging, namun dengan cara-cara yang selalu pihaknya sampaikan.

--page

"Jadi kami harapkan ke masyarakat bahwa fogging adalah alternatif terakhir, jadi alternatif itu pilihan. Kita ingin lebih memberdayakan masyarakat," tuturnya. (NORHASANAH/B-7)