BEIJING –

INILAHCOM, Beijing - Kementerian Keuangan China mengatakan semua tingkat pemerintahan telah mengalokasikan total 71,85 miliar yuan (US$10,26 miliar) untuk memerangi virus corona.

Kementerian akan mengerahkan dana untuk memastikan bahwa anggota masyarakat dapat melakukan diagnosa dan perawatan, katanya Minggu (9/2/2020) tentang sikap pemerintah China pada Sabtu (8/2/2020).

Dana tersebut juga akan digunakan untuk memastikan bahwa upaya setiap daerah untuk memerangi virus tidak terhambat oleh kendala keuangan, seperti mengutip finance.yahoo.com.

Pemerintah Negeri Tirai Bambu ini juga menegaskan para pekerja di industri-industri utama harus dibantu untuk kembali bekerja sesegera mungkin. Tujuannya untuk melanjutkan produksi makanan vital dan pasokan medis yang terganggu oleh wabah Visu Corona.

Kebijakan ini memerintahkan pengelola kereta api, maskapai penerbangan dan angkutan umum lainnya untuk mengambil pendekatan terkoordinasi dan meminimalkan risiko penularan penyakit. Ini juga akan memperluas cakupan dan kecepatan prosedur penyaringan.

--page

Sementara laporan pada hari Minggu kemarin, pemerintah China mencatat ada 89 korban tambahan yang meninggal. Jadi jumlah total orang yang terbunuh oleh virus corona yang menyebar cepat menjadi virus Corona telah merenggut 811 nyawa di daratan. Jumlah kematian global untuk coronavirus baru saat ini mencapai 813, termasuk satu kematian di Filipina dan satu lagi di Hong Kong.

Angka itu melebihi jumlah kematian global akibat SARS, yang menewaskan sedikitnya 774 orang dan menginfeksi 8.096 orang di seluruh dunia pada tahun 2002 dan 2003, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia.

INILAHCOM