BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Barat (Kobar) Achmad Rois mengatakan, fogging merupakan upaya terakhir yang di tempuh dalam mencegah dan memberantas berkembangnya nyamuk di suatu lingkungan permukiman.
"Perlu diketahui, tujuan fogging adalah untuk membunuh nyamuk dewasa, agar tidak menularkan penyakit DBD dari satu penderita kepada orang lain di lingkungannya," jelas Achmad Rois.
Selain itu, menurut Achmad Rois, untuk membunuh jentik nyamuk aedes aegypti, masyarakat bisa menggunakan larvasida dengan menaburkan bubuk abate di tempat penyimpanan air bersih.
"Kemudian untuk mencegah berkembangnya nyamuk yang baru menetas atau menghilangkan tempat nyamuk bertelur, bisa digunakan cara pemberantasan sarang nyamuk atau PSN," jelas Achmad Rois.
Untuk itulah, lanjut Achmad Rois, diperlukan kerjasama dan partisipasi seluruh masyarakat guna mencegah berkembangnya nyamuk dilingkungan tempat tinggalnya.
--page
"Masyarakat bisa melakukan PSN, membersihkan lingkungan dari benda-benda yang bisa menampung air bersih yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,"
"Selain itu secara berkala menaburkan bubuk abate di tempat penyimpanan air. Bila mata rantai siklus hidup nyamuk bisa diputus di sebuah lingkungan, Insya Allah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk tidak berkembang," tutur Achmad Rois. (WAHYU KRIDA/B-7)








