SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Naiknya harga bawang putih dalam beberapa hari terakhir, membuat omset penjualan pedagang mengalami penurunan drastis. Bahkan dalam sehari hanya beberapa kilogram saja yang laku terjual. 

"Omset kami sangat menurun dengan naiknya harga bawang ini, bahkan hanya sekitar 3 kilogram saja dalam seharinya yang laku terjual," ujar Syamsiah, salah seorang pedagang bawang di Pasar Keramat Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 10 Februari 2020.

Saat ini harga bawang putih mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Sedangkan harga normalnya hanya Rp 30 hingga Rp 35 ribu. Sehingga hal tersebut membuat penjualan pedagang menurun drastis. 

Syamsiah sendiri mengaku, sebelum mengalami kenaikan, dalam sehari dirinya bisa menjual bawang hingga 20 kilogram. Sedangkan saat ini, mereka hanya bisa menjual 3 kilogram dalam sehari. 

"Kalau harga normal, kami dapat menjual banyak dalam seharinya. Kalau saat ini, laku 3 kilogram sudah syukur. Karena masyarakat hanya membeli bawang secukupnya saja," kata Syamsiah. 

--page

Kenaikan harga seperti ini diharapkan bisa segera berakhir. Sehingga dagangan mereka bisa kembali normal dan mendapatkan untung yang lebih besar dibandingkan saat ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)