BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kapuas menggelar rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, Senin 10 Februari 2020.
Rapat ini dibuka Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan dihadiri Dandim 1011 Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, perwakilan Polres Kapuas dan perwakilan dari Ketua DPRD Kapuas.
Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa Pemkab Kapuas telah membentuk Satgas (Satuan Tugas) pengendalian kebakaran hutan dan lahan mulai tingkat desa sampai kabupaten
Kepala BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga menyampaikan rapat Koordinasi yang dilaksanakan merupakan tindaklanjut dari Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Karhutla yang dilaksanakan di Istana Negara, Kamis, 6 Februari 2020.
Dia menjelaskan tahun anggaran 2019 BPBD Kapuas melalui Dana Bagi Hasil Sumberdaya Kehutanan (DBH-DR) telah menambah peralatan dan sarana untuk mendukung penanganan Karhutla.
--page
Seperti penyediaan mobil tangki damkar 4 unit, mobil slip on 2 unit, mobil patroli 2 unit, kendaraan angkut medan 2 unit, motor trail 10 unit, speed boat 200 Pk 1 unit.
Kemudian penyediaan peralatan operasi seperti mesin-mesin pemadam berbagai type dan jenis serta perlengkapannya, alat pelindung diri, peralatan komunikasi, drone dan GPS.
“Untuk upaya pencegahan juga telah terpasang papan peringatan di 8 kecamatan rawan Karhutla sebanyak 355 buah, pelaksanaan sosialisasi dan pembentukan desa tangguh bencana sebanyak 5 desa di 3 kecamatan,” ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








