PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Enam kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau berkategori tinggi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Yakni Kecamatan Kahayan Kuala, Sebangau Kuala, Pandih Batu, Maliku, Kahayan Hilir dan Kecamatan Jabiren Raya. 

Sementara dua kecamatan lainnya yaitu Banama Tingang dan Kahayan Tengah berstatus sedang. Hal itu dikatakan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Salahudin. 

Salahudin mengungkapkan, selama ini bencana yang paling sering terjadi di Kabupaten Pulang Pisau adalah Karhutla. Sebab, sebagian besar lahan di Kabupaten Pulang Pisau adalah gambut. 

"Sehingga sangat mudah terbakar. Kalau banjir memang juga ada terjadi tetapi hanya beberapa kecamatan dan desa saja," ungkap Salahudin, Selasa, 11 Januari 2020. 

Ia menambahkan, Karhutla tahun 2019 lalu wilayah Kecamatan Kahayan Kuala cukup besar menjadi daerah penyumbang asap. Tahun ini pemerintah fokus pada penanggulangan karena bencana adalah tanggung jawab bersama. 

--page

"Sesuai amanat undang-undang bahwa bencana itu adalah tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan dunia usaha," ucap dia. 

Salahudin mengharapkan, pengendalian dan pencegahan Karhutla tahun ini diharapkan bisa lebih maksimal. Dia berharap dunia usaha juga ikut terlibat dalam pengendalian Karhutla ini. (M.BADARUDIN/B-7)