SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama atau UN SMP sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan diikuti 7.134 siswa. Baik itu dari sekolah swasta, negeri maupun madrasah tsanawiyah.  

"Pada UN 2020 ini, akan diikuti sebangak 7.134 siswa SMP sederajat," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim Suparmadi, Selasa, 11 Februari 2020. 

Jumlah siswa tersebut mengenyam pendidikan di 125 sekolah yang ada di Kotim ini. Mereka ada yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dan juga Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). 

"Dari jumlah tersebut, masih banyak sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK, dan rata-rata masih melaksanakan UNKP," kata Suparmadi. 

Hal itu terjadi, karena masih banyak sekolah yang terkendal tidak memiliki komputer. Sehingga mereka terpaksa masih melakukan UNKP. Selain itu, kendala lainnya yakni internet yang belum tersambung di sekolah tersebut.

--page

"Kalau di wilayah pedalaman kebanayakan terkendala internet dan juga kekurangan komputer. Sehingga mereka masih melaksanakan UNKP," terang Suparmadi. 

Dirinya berharap, nantinya seluruh sekolah di Kotim dapat melaksanakan UNBK. Sehingga tidak perlu lagi ada pengiriman soal dan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)