BORNEONEWS, Kasongan - Sejak sepekan terakhir, harga bawang baik putih maupun merah di Kasongan mencapai Rp 60 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga bawang ini paling tinggi Rp 30 ribu per kilogram.
Dari pantauan borneonews.co.id di Pasar Kasongan, pedagang sembako masih menjual bawang putih dan merah rata-rata Rp 60 ribu per kilogramnya. Harga yang sama juga dijual pedagang di kios, warung di seputaran Kota Kasongan.
Menurut pedagang, kenaikan harga bawang ini dipicu karena mewabahnya virus corona di China. Sehingga pemerintah Indonesia menghentikan sementara transportasi udara dari atau menuju ke China.
"Karena informasinya selama ini bawang banyak diekspor dari China, sehingga setelah dihentikan sementara jalur transportasi dari maupun menuju China itu menyebabkan pasokan bawang berkurang dan menyebabkan harga naik," kata Yayan, salah seorang penjual sembako di Kasongan, Selasa, 11 Februari 2020.
Mahalnya harga bawang ini dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga di Kasongan. Pasalnya, kenaikan harga bawang dinilai terlalu banyak.
--page
"Ya sebenarnya keberatan harga bawang sekarang yang mencapai Rp 60 ribu per kilogram, tapi bagaimana lagi karena kebutuhan tetap kita beli meski tidak banyak," kata Eli. (ABDUL GOFUR/B-7)








