BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Madrasah Tsanawiyah Negeri atau MTsN 1 Kapuas telah mengadakan pentas seni dan pameran kerajinan, sebagai salah satu langkah untuk mengevaluasi hasil pembelajaran, yakni untuk Seni Budaya dan Keterampilan (SBK).
Kegiatan itu merupakan event yang digagas oleh guru Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK) Aninsa Rusida Fitriani dan Mila Karmila melibatkan seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX.
Kepala MTsN 1 Kapuas, Arbainsyah memberikan apresiasi atas diselenggaranya pentas seni dan pameran kerajinan. Ini merupakan agenda perdana yang bertujuan mengevaluasi hasil pembelajaran SBK di kelas.
“Selama ini proses penilaian SBK hanya dilaksanakan secara teori, dan praktek di kelas masing-masing. Tapi sekarang mereka harus mempraktekan langsung dalam bentuk kegiatan pentas seni dan pameran," ucap Arbainsyah, Rabu, 12 Februari 2020.
Dia menambahkan ajang ini bukan sekedar penyaluran bakat dan minat, tetapi sebuah tuntutan akademik yang harus dilalui oleh siswa. Sehingga mendapatkan nilai yang baik dalam proses pembelajaran.
--page
"Karenanya siswa harus menguasai minimal salah satu bidang seni yang ada," katanya
Sementara itu, Guru SBK Anisa Rusida Fitriani membeberkan evaluasi pembelajaran dilakukan melalui praktek langsung akan lebih mengena dari tujuan pembelajaran itu sendiri.
Untuk kelas VII dan VIII mengisi pameran kerajinan, sekaligus sebagai event organizer atau panitia pelaksana. Kelas IX pengisi acara pentas seni, meliputi tarian, hadrah, tilawah, vocal solo/grup, puisi, dan drama.
“Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan dari pihak madrasah, hingga terselenggaranya acara ini, Semoga bermanfaat bagi siswa,” ucap Annisa. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)







