BORNEONEWS, Palangka Raya - Permasalahan gelandangan dan pengemis atau yang lebih dikenal dengan istilah gepeng bisa jadi kendala bagi pemerintah dalam pengelolaan kota.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua II Komisi C DPRD Palangka Raya, Shopie Ariany Sitorus terkait maraknya persoalan gepeng yang kerap meminta-minta atau mengemis di tempat keramaian.
"Persoalan gepeng ini, kalau tidak diperhatikan dan ditangani dengn baik bisa menjadi kendala bagi pemerintah," kata Shopie kepada Borneonews pada Rabu, 12 Februari 2020.
Shopie mengatakan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya harus melihat sisi apa saja yang membuat gepeng selalu ada di Kota Cantik ini.
"Jangan sampai Palangka Raya menjadi magnet bagi para gepeng akibat kurangnya penanganan oleh pemerintah," tegas Shopie.
--page
Dinas Sosial dan Satpol PP, lanjut Shopie, khususnya dalam hal pembinaan dan hal lain yang berkaitan dengan masalah sosial tersebut harus bertindak cepat sebelum permasalahan gepeng ini semakin meluas.
"Harus cepat ditangani, jangan sampai terlanjur seperti di kota besar. Mumpung di Palangka Raya masih baru saja menjamur," tutur Shopie. (TESTI PRISCILLA/B-11)








