BORNEONEWS, Sukamara - Sebanyak 16 kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD terjadi di Kabupaten Sukamara. Data itu terhitung sejak Januari 2020 lalu.
"Kecamatan Sukamara jumlah warganya yang paling banyak terserang DBD saat ini. Tercatat ada 13 kasus," ucap Plt Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Amir Sapiyudin, Rabu, 12 Februari 2020.
Sementara untuk wilayah lain, seperti Kecamatan Balai Riam ada 1 kasus, Kecamatan Permata Kecubung 1 kasus, dan Kecamatan Pantai Lunci 1 kasus.
"Itu total keseluruhan sejak Januari 2020, sampai dengan sekarang ini," ujarnya.
Untuk menekan kasus DBD, pihaknya telah melaksanakan beberapa upaya. Salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
--page
"Kita juga sudah berulang kali mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan gerakan 3 M, mengubur, menguras dan metutup. Sehingga, peluang nyamuk DBD untuk berkembang semakin kecil," tuturnya.
Pihaknya juga mengingatkan, agar masyarakat selalu memerhatikan kebersihan lingkungan. Hal itu penting untuk mencegah penyakit berbahaya seperti DBD dan lainnya. (NORHASANAH/B-11)








