BORNEONEWS, Kasongan - Banjir masih bertahan di sejumlah wilayah Kabupaten Katingan. Salah satunya jalan menuju Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan.
Bahkan, banjir di jalan menuju Talingke ini sudah berlangsung sekitar sebulan ini. Ruas jalan yang tergenang sepanjang sekitar 600 meter dengan ketinggian banjir sekitar satu meter.
Akibat jalan kebanjiran, warga Talingke menjadi terisolasi. Pasalnya, kendaraan roda dua maupun empat atau truk yang biasnya lancar, sejak jalan tergenang tidak bisa lagi melintas.
Untuk pengendara roda dua, sejauh ini mereka harus menggunakan jasa ketolok yang dimofikasi. Untuk sekali melintas jalan banjir, pengendara harus membayar ongkos Rp 15 ribu.
Sejumlah warga Talingke berharap pemerintah daerah bisa menganggarkan dana untuk penimbunan ruas jalan tergenang banjir itu. Pasalnya, banjir yang menggenangi ruas jalan yang kebanjiran itu berlangsung lama.
--page
"Harapan kami pemerintah daerah bisa menganggarkan dana untuk penimbunan jalan yang selama ini sering kebanjiran itu," harap Atu warga Talingke. (ABDUL GOFUR/B-11)








