BORNEONEWS, Palangka Raya - Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalteng harus terus berjuang menjadi kader umat dan bangsa yang tentunya yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara umumnya serta Kalimantan Tengah khususnya.
Pesan ini disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam sambutannya membuka acara pelatihan kader II tingkat nasional HMI Palangka Raya, Rabu 12 Februari 2020 di Mes KKMA Kehutanan, Jalan Yosudarso, Palangka Raya.
"Kader umat dan bangsa yang berguna ialah kader yang memiliki kualitas membangun kepentingan bersama, kader berintegritas ketika nantinya menjadi pemimpin dan hidup ditengah masyarakat," ujarnya.
Untuk mencapai semuanya itu, maka sebagai anggota organisasi HMI yang menyandang status mahasiswa ialah harga mati mengembangkan diri baik dibidang intelektual, pengembangan diri dibidang ideologi bangsa dan bernegara serta terus menjadi generasi yang kreatif dan inovatif.
"Masa depan Kalteng ke depan berada ditangan kaum muda yang saat ini sedang dibangku kuliah. Maka dari itu pentinglah mengasah diri untuk menjadi generasi cerdas, integritas dan terus berspirit mengabdi kepada nusa dan bangsa," pintanya.
--page
Pelatihan kader II tingkat nasional HMI ini diikuti 50 orang berasal dari beberapa daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut mengusung tema terbinanya kader HMI yang punya kemampuan intelektual untuk memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam lingkungan organisasi. (ARNOL/B-6)








