PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala BPBD Pulang Pisau Salahudin mengatakan, perhatian dunia usaha terhadap pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dinilai masih kurang.

Ia mengatakan, amanat undang-undang dalam hal pengendalian bencana itu merupakan tugas semua pihak. Yaitu pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. 

"Dunia usaha ini khususnya Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit," kata Salahudin, Kamis, 13 Febuari 2020. 

Salahudin menambahkan, dukungan dunia usaha dalam pengendalian Karhutla ini sangat penting. Sebab, tak dipungkiri terkadang Karhutla terjadi ada yang di area kebun milik perusahaan dan ada yang di sekitar area kebun perusahaan. 

"Peran dunia usaha atau PBS dalam mendukung pencegahan Karhutla ini harus betul-betul diperhatikan. Baik dukungan secara teknologi, tata kelola maupun tenaga," tutur dia. 

--page

Salahudin menekankan, masalah Karhutla ini adalah masalah dan tanggung jawab bersama. Sehingga, penanganan awal sebelum terjadinya Karhutla ini hal yang paling penting dilakukan. 

"Kita tidak ingin penanganan Karhutla ini terlambat. Kesiapan kita semua sangat diperlukan dalam pengendalian dan pencegahan Karhutla," tegas Salahudin. (M. BADARUDIN/B-5)