BORNEONEWS, Buntok – Tahun ini Kelurahan Mangkatip dan Desa Batilap di Kecamatan Dusun Hilir sebagai pilot project pengembangan beje.
Kabid Perikanan pada DKPPP Barito Selatan, Mustakim, Kamis, 13 Febuari 2020 mengatakan program ini terlaksana bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization atau FAO.
Saat ini pihaknya sedang mengikuti tahapan penyusunan rencana dari FAO. Sementara 5 kecamatan lain ada paket atau proyek budidaya ikan.
Saat ini pihaknya juga telah memiliki koperasi budidaya ikan yang memfasilitasi pembudidaya ikan di wilayah Barsel.
Koperasi tersebut tujuannya untuk meneruskan bantuan bibit ikan yang akan disalurkan kepada kelompok tani pembudidaya ikan.
--page
Karena semua penerima bantuan bibit ikan harus berbadan hukum sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014. “Bila tidak dibentuk wadah seperti kelompok tani, maka bantuan tidak bisa disalurkan,” bebernya.
Kelompok tani yang dibawahi koperasi tersebut masih belum aktif berjalan. Padahal kalau aktif, tentunya bisa memfasilitasi penjualan hasil budidaya ikan tersebut.
“Kalau koperasinya jalan, tentunya mereka akan mampu mencari solusi untuk menjual hasil bagi pembudidaya ikan, sehingga harga jualnya tidak merugikan pembudidaya ikan,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)








