KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Seruyan menyoroti kelengkapan fasilitas pendidikan yang masih belum merata di sejumlah wilayah.

Seperti di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir. Di sekolah ini, masih mempergunakan ruang kelas yang dialihfungsikan menjadi ruang guru karena keterbatasan bangunan.

Anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto mengatakan, hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak sekolah yang bersangkutan saat pihaknya melaksanakan reses di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

 "Ini jadi sorotan kita bersama, di mana masih ada sekolah yang kekurangan fasilitas salah satunya adalah ruang guru, seperti yang terjadi di SDN 1 Sungai Undang ini mereka meminjam bangunan yang seharusnya dijadikan ruang kelas sebagai ruang guru," katanya, Jumat, 14 Februari 2020.

Selain itu, sekolah tersebut juga masih belum memiliki ruang khusus untuk kepala sekolah, sehingga mereka harus menggunakan ruang guru yang merupakan ruang kelas tersebut. Sekaligus dijadikan ruang kepala sekolah dengan memberi penyekat di ruangan.

--page

Sekolah tersebut sebenarnya memiliki jumlah siswa yang cukup banyak yakni 174 siswa dengan 8 ruang kelas belajar, 14 orang tenaga pendidik dan kependidikan dengan rincian 12 orang guru dan 2 orang tata usaha.

"Sekolah tersebut juga masih belum memiliki pagar sekolah, baru bagian depan saja yang ada sedangkan untuk sisi lainnya masih belum, tentu ini nantinya akan kita upayakan supaya bisa masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)," pungkasnya. (FAHRUL/B-7)