BORNEONEWS, Sampit - Seorang pria bernama Septianto (27) ditemukan tewas di Sungai Rongkang, Desa Natau Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Diduga, korban yang merupakan karyawan PT GAP itu meninggal dunia karena tenggelam.
"Diduga korban tewas di Sungai Rongkang adalah korban tenggelam. Namun kasus ini masih kami lakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Sei Sampit Ipda Taufiq Hidayat, Sabtu, 15 Februari.
Korban ditemukan tewas pada Sabtu, 15 Februari 2020, sekitar pukul 04.30 WIB. Sesaat sebelum kejadian, korban ke rumah temannya dan diajak pergi ke kampung. Namun pada saat itu, dirinya bermaksud balik ke mes karena akan bekerja.
Saat itu, korban membonceng temannya. Namun pada saat ke arah Dusun Rongkang, secara tiba-tiba korban menghentikan motornya dan langsung menceburkan diri ke sungai.
Hal itupun membuat teman korban meminta tolong kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian. Setelah sekitar 30 menit, barulah jasad korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
--page
"Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan kami," kata Taufik.
Jenazah sudah dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit dan rencananya akan dilakukan visum. Hal ini untuk mengetahui penyebab kematiannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








