PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berbagai jenis kopi dari penjuru nusantara plus teknik penyajiannya tersaji dalam Festival Kopi yang digelar di Halaman Istana Kuning Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu, 15 Februari 2020.

Kegiatan yang sengaja digelar oleh Pemkab Kobar bekerjasama dengan Kelurahan Raja, Karang Taruna dan Kesultanan Kutaringin ini diikuti oleh belasan kedai yang memiliki kekhasan sendiri dalam menyajikan kopi.

Seperti yang disajikan oleh Kedai Kono Kene yang merupakan salah satu penyaji kopi yang biasa membuka kedai kecilnya di Jalan Macan Nomor 140, Kelurahan Sidorejo, Pangkalan Bun.

Menurut barista kedai tersebut yaitu Dhedhe, kedainya biasanya menjadi tempat nongkrong  anak muda yang menggemari game online serta anime Jepang. Untuk itu, nama menu kopi yang disajikan memang bernuansa negara matahari terbit tersebut.

"Walau demikian, kita memiliki menu kopi andalan yang merupakan cara penyajian kuno yang biasa kita sebut Kopi Panci. Jadi bubuk kopi yang masih baru digiling, dengan takaran tertentu dimasukkan ke dalam panci berisi air mendidih," jelas Dhedhe.

Setelah kopi mendidih dan berbuih, lanjut Dhedhe, beberapa saat diaduk terlebih dahulu.

--page

"Setelah dirasakan cukup, didiamkan sebentar kemudian kopi dituangkan ke gelas saji. Semua jenis kopi tergantung selera masing-masing bisa disajikan seperti ini," pungkas Dhedhe. (WAHYU KRIDA/B-7)