MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – 41 usulan kegiatan disampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di Kecamatan Lehei Barat, Senin, 17 Februari 2020.

Usulan tersebut berkaitan dengan peningkatan infrastruktur dan ketersediaan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan pengelolaa sosial, budaya, pariwisata dan lingkungan hidup.

Camat Lahei Barat, Kastanto menyampaikan bahwa yang menjadi prioritas utama dari 11 desa di Kecamatan Lahei Barat yaitu peningkatan infrastruktur. Kemudian ketersediaan energi dengan terpenuhinya kebutuhan pelayanan aliran listrik 1x24 jam.

“Karena selama ini di Kecamatan Lahei Barat masih 1x12 jam serta masih ada dua desa yang masih belum di aliri listrik dari PLN ranting Muara Teweh yakni Desa Nihan Hulu dan Desa Karamuan,” ujar Kastanto.

Kastanto juga menyampaikan bahwa untuk mendukung ketersediaan energi listrik masuk ke desa-desa yang ada di Kecamatan Lahei Barat, masyarakat bersedia menghibahkan tanah tanpa ganti rugi dan konpensasi.

--page

Untuk diketahui, Musrenbang merupakan kegiatan penyampaian aspirasi pembangunan. Oleh karena itu, pelaksanaan Musrenbang dilakukan dari tingkat desa/kelurahan, lalu diteruskan dalam Musrenbang Kecamatan. (RAMADHANI/B-7)