BORNEONEWS, Buntok – Berdasarkan data dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Barito Selatan, sebanyak 16 desa belum memiliki perpustakaan desa.
“Dari 86 yang ada diwilayah Barsel, sebanyak 78 desa dan kelurahan telah memiliki perpustakan. Sisanya masih 16 desa dan kelurahan belum memiliki perpustakaan desa,” kata kepala Dinas Perpustakaan Barsel, Hidayaturrahman kepada Borneonews, Rabu, 19 Pebuari 2020.
Ia mengatakan, sementara untuk total keanggotan perpustakaan daerah kurang lebih 4.715 orang yang tersebar diwilayah Barito Selatan.
Adapun tenaga perpustakaan, lanjut dia berjumlah 12 orang khusus untuk Kabupaten. Sementara untuk tenaga didesa-desa telah diberikan diklat atau pelatihan setiap tahunnya.
Ia menjelaskan, untuk perpustakaan desa saat ini pihaknya sedang melakukan pembinaan. Selanjutnya akan mengikuti pelatihan kepada petugas perpustakaan desa ini.
--page
“Sementara untuk perpustakaan desa yang memiliki bangunan hanya baru 28 desa sementara yang belum memiliki yang belum memiliki bangunan kurang lebih 50 sementara menumpang di kantor desa,” beber dia.
Menurutnya, dana untuk bangunan perpustakaan desa tersebut sudah tertuang dalam UU nomor 16/2018 bahwa semua pengeluaran perpustakaan bisa dilaksanakan dengan Dana Desa (DD).
Hal tersebut, asalkan benar-benar dilaksanakan untuk pembangunan tempat perpustakaan desa dan buku-bukunya. (URIUTU DJAPER/B-5)








