SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pedagang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta jangan sampai menjual makanan dan kue yang sudah kedaluawarsa. Selain itu, juga diminta untuk tidak menggunakan bahan berbahaya. 

"Saya harap pedagang makanan dan kue di Kotim memperhatikan bahan yang mereka gunakan. Bahkan kalau makanan dan kue yang diperkirakan kedaluwarsa jangan sampai dijual lagi," ujar Bupati Kotim Supian Hadi, Kamis, 20 Februari 2020. 

Dirinya berharap agar makanan dan minuman yang dijual benar-benar bebas dari bahan yang berbahaya. Jangan sampai nantinya bisa merusak kesehatan konsumen. Sebab, selain merugikan orang lain, juga akan membuat makanan yang dijual tidak laku. 

"Yang terkena dampak bukan hanya pembeli saja. Namun juga penjual akan rugi, karena konsumen takut membeli," kata Supian. 

Ia juga meminta agar dinas terkait lebih mengawasi lagi penjual makanan dan minuman yang ada di daerah ini. Sehingga makanan yang dijual benar-benar higienis dan aman untuk di konsumsi.

--page

 "Penjual makanan juga harus memperhatikan kebersihan. Kalau bisa kue dan makanan yang dijual tertutup, sehingga tidak masuk debu dan bakteri pada makanan," terang Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)