BORNEONEWS, Sampit - Kepala SDN 5 Baamang Hilir, Al Fian Malik, menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi memperbolehkan siswa merayakan ulang tahun di sekolah. Pelarangan ini buntut kasus keracunan massal yang menimpa siswa dan guru kemarin.
"Kami sudah daratkan, dan memutuskan agar tidak ada lagi ulang tahun yang dirayakan di sekolah," ujar Al Fian, kepada wartawan, Jumat, 21 Februari 2020.
Hal itu ditegaskan agar tidak ada lagi siswa yang nantinya beli makanan atau kue di luar dari lingkungan sekolah. Sehingga lebih aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan mereka.
Pihak sekolah juga mengimbau agar siswanya membawa bekal makanan dari rumah. Sebagai upaya agar, apa yang dikonsumsi lebih aman dan tidak membahayakan bagi kesehatan.
--page
"Kami juga anjurkan siswa membawa makanan sendiri dari rumah. Agar lebih aman dan tidak membahayakan kesehatan mereka," kata Al Fian.
--page
Ia juga berharap keracunan siswanya tersebut tidak terulang kembali dikemudian hari. Bahkan ia secara langsung meminta kepada sleuruh pedagang yang berjualan di sekolah untuk selalu memperhatikan bahan yang mereka gunakan. Sehingga tidak membahayakan bagi kesehatan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








