BORNEONEWS, Sampit - Tim dari Dinas Kesehatan Kotim mengambil sampel kue yang dijual para pedagang di sekitar Pasar Keramat. Jika nantinya terbukti ada yang menggunakan bahan berbahaya, pihaknya akan melakukan langkah pembinaan dan pengawasan agar tidak melakukan tindakan serupa.
"Kalau dari hasil sampel nanti terbukti menggunakan bahan berbahaya, maka akan kami lakukan pembinaan dan juga pengawasan," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kotim Bambang Supiansyah, Jumat, 21 Februari 2020.
Dirinya menerangkan bahwa pihaknya tidak bisa menindak. Karena tugas mereka hanya membina dan mengawasi. Sedangkan kalau memang harus ada tindakan, maka sudah ranah pihak yang berwajib.
Sementara itu, pengambilan sampel yang mereka lakukan terhadap pedagang kue di Pasar Keramat hari ini, belum bisa diumumkan. Sebab harus menunggu hasil lab lebih dulu.
Namun secara kasat mata, ada beberapa kue yang sudah tidak layak jual namun masih ditaruh di belakang dan nampak terlihat oleh konsumen. Sehingga masih memungkinkan bahwa kue tersebut dijual kembali.
--page
Meskipun begitu, mereka langsung memberikan imbauan agar tidak menjual kue yang sudah beberapa hari atau tidak layak konsumsi. Karena hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan.
"Yang pasti kami tadi juga sambil memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menjual kue yang kedaluwarsa atau kemasan rusak," terang Supiansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)








