SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Figur yang akan bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur terus mengerucut. Bahkan sepertinya sejumlah nama sudah mulai memarkirkan partai politik koalisi, setidaknya ada dua pasang bakal calon bupati dan wakil yang sudah dalam posisi aman. Keduanya yakni Hj Suprianti Rambat dan H. Halikinnor. 

Suprianti sepertinya akan bersama  kandidat wakilnya, Sanidin bahkan kabarnya sudah mengantongi tiga partai politik. Restu dari ketua umum masing-masing partai sudah ada. 

Partai yang akan menghantarkan Suprianti ini  yakni Gerindra 5 kursi, Nasdem 4 kursi dan Hanura 1 kursi. Sehingga total 10 kursi. Artinya melewati ambang batas minimal delapan kursi.


Suprianti bersama dengan Sanidin  terus begeriliya di lapangan. Saat ini Suprianti tengah menggarap beberapa sektor komunitas atau kelompok masyarakat. 

Bahkan Ketua DPC Gerindra Kotim, H.Ary Dewar ketika dikonfirmasi membenarkan jika  Suprianti sudah mengamankan perahu politiknya, setidaknya ada tiga partai politik.

--page


“Kalau  dari  partai apa yang mengusung nantilah, yang jelas  bisa dikatakan sudah di posisi aman untuk perahu politik,” kata Ary Dewar, Senin, 24 Februari 2020.


Disinggung soal Gerindra, Ary Dewar menyatakan itu merupakan wewenang dari DPP di Jakarta. Namun, sejauh ini Suprianti merupakan satu-satunya yang diusung. 

Apalagi dipaketkan dengan salah satu kadernya Sanidin maka kian memantapkan posisi Gerindra untuk mengusung bos perumahan tersebut.

“Sekarang kader kami Pak Sanidin yang akan mendampinginya sudah terpenuhi," tandasnya.

Sementara itu Ketua DPC Hanura Hary Rahmad Panca Setia masih enggan menyatakan kepada siapa rekomendasi yang akan mereka jatuhkan. Semua masih menunggu keputusan dari DPP.

--page


Begitu juga dengan Halikinnor. PDI Perjuangan-Perindo kabarnya merestui Halikinnor bersama dengan Ahmad Yani untuk bertarung di kancah pilbup Kotim ini. 

“Belum ada rekomendasi dari DPP, jadi kita ini posisinya hanya menunggu. Kalaupun saya diperintahkan DPP maka siap tidak siap sebagai kader harus siap melaksanakan perintah partai,”kata Yani.


Ahmad Yani belakangan ini gencar mulai aktif bersosialisasi dengan warga, tidak sedikit warga yang awalnya merupakan tim suksesnya kembali dikumpulkan. Bahkan stiker dan alat peraga dari Ahmad Yani mulai bertebaran di pelosok-pelosok. 

"Wajar saja bersosialisasi, saya sebagai bakal calon wakil saja masih," ujarnya.


Ahmad Yani juga berharap kepada  masyarakat pendukung bakal calon untuk bisa bersama-sama bermain politik secara cerdas santun dan bermartabat. Sehingga mampu memberikan contoh pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang  tertib, aman lancar dan damai. (NACO/B-5)