BORNEONEWS, Muara Teweh – Pembangunan Bandara Haji Muhammad Sidik hampir rampung. Pihak bandara juga telah merencanakan untuk maskapai yang akan beroperasi di bandara tersebut.
Kepala Bandara Beringin Muara Teweh, Djarot Nugroho, Senin 24 Februari 2020 mengatakan bahwa rencananya di bandara tersebut akan beroperasi maskapai jenis ATR 72.
Maskapai jenis itu dapat menampung 70 penumpang. Namun, kata dia, apabila nantinya bandara ini sangat padat penerbangan, maka akan diusulkan untuk pengoperasian maskapai yang lebih besar lagi yakni jenis Boeing.
“Tentunya, hal ini harus didukung penuh oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Untuk rute penerbangan, lanjut Djarot, rencananya yakni penerbangan Muara Teweh – Palangka Raya, Muara Teweh – Banjarmasin, Muara Teweh – Balikpapan dan sebaliknya.
--page
Menanggapi hal tersebut, Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan, pemerintah daerah siap untuk mendukung penerbangan di bandara tersebut. Termasuk mendukung pembangunan sarana penunjang di sekitar lokasi bandara, maupun penggunaan maskapai.
Nadalsyah juga meminta dukungan dari semua pihak agar nantinya setelah Bandara Haji Muhammad Sidik beroperasi selalu penuh penumpangnya dengan cara memaksimalkan maskapai atau penerbangan di bandara ini.
"Jangan sampai nantinya begitu bandara beroperasi, penumpangnya tidak ada. Sehingga perkembangan bandara akan menjadi sangat lambat," ungkap Nadalsyah. (RAMADHANI/B-7)








