KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir kini banyak memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggalnya untuk memelihara ikan guna menambah pendapatan keluarga.

Demi menekan biaya produksi yang disebabkan oleh tingginya harga pakan ikan pabrikan, warga menciptakan pakan ikan sendiri.

Pakan hasil olahan sendiri ini diolah dengan bantuan mesin penggiling pembuat pakan ikan dengan memanfaatkan  dari sisa ikan hasil tangkapan dicampur dedak.

“Untuk pakan ikan yang kami budidayakan, semuanya memanfaatkan ikan kecil sisa hasil tangkapan yang selama ini tidak termanfaatkan,” kata Baen, warga Sungai Undang, Kamis, 27 Februari 2020.

Ikan kecil  hasil tangkapan yang selama ini terbuang, termanfaatkan semenjak memiliki kolam pembudidayaan ikan patin, dan sangat menghemat pengeluaran jika dibanding harus membeli pakan keluaran pabrik.

--page

“Untuk membuat pakan, ikan kecil di campur dengan dedak, kemudian dilakukan penggilingan dengan mesin pembuat pakan, dengan  upah penggilingan sebesar Rp 1 ribu per kilo nya, “ ungkap Baen. (FAHRUL/B-6)