BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kabupaten Pulang Pisau mulai menggenjot realisasi integrasi jaringan absensi sidik jari. Pemerintah menargetkan integrasi jaringan absensi sidik jari ini selesai pada pertengahan Maret 2020.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Pulang Pisau, Moh Insyafi mengatakan, saat ini baru lima yang sudah direalisasikan. Yaitu kantor Diskominfostandi, Disperkimtan, kantor bupati, kantor dewan dan kantor Dishub.
"Jadi tanggal 15 Maret ini ditargetkan sudah selesai," kata Insyafi, Jumat, 28 Febuari 2020.
Ia menambahkan, untuk masing-masing SOPD yang berada di komplek perkantoran dirinya mengaku belum ada melakukan pengecekan. Apakah semuanya sudah memiliki absensi sidik jari atau belum.
"Karena untuk pengadaan absensi sidik jari itu diserahkan kepada masing-masing SOPD," ucap dia.
--page
Insyafi mengungkapkan, jaringan yang dibutuhkan idealnya sekitar 200 mbps. Jika sudah semua terintegrasi, maka rencana akan dilakukan launcing.
"Ini nantinya bukan hanya absensi sidik jari saja yang terintegrasi. Tetapi nanti juga secara bertahap bupati bisa melakukan video conference terhadap semua SOPD di Pulang Pisau," tandasnya. (M.BADARUDIN/m)








