BORNEONEWS, Buntok – Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri menyampaikan jawaban atas catatan sejumlah fraksi DPRD Barito Selatan, yakni Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Nasdem Pembangunan Berkarya terhadap 4 Raperda.
Hal tersebut disampaikan Bupati dalam rapat paripurna V masa sidang I tahun 2020, diruang rapat graham paripurna DPRD, Jumat, 28 Pebuari 2020.
Bupati pun mengucapkan terima kasih atas saran, masukan dan usul atas pendapat fraksi DPRD baik menyangkut teknis penyusuanan maupun subtansi, maupun hal-hal tidak langsung terkait dengan materi Raperda.
Ia menyampaikan, terkait dengan catatan fraksi PDI Perjuangan mengenai kesiapan menghadapi musim banjir, bahwa perangkat daerah telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan unsure vertikal TNI-Polri untuk mengantisipasi bencana banjir.
Diantaranya, lanjut dia,melalui sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi banjir, pemberian bantuan logistik, evakuasi, pendirian posko dan tenda pengungsi.
--page
“Sementara untuk penanganan paska banjir, mengusulkan bantuan sarana prasarana yang rusak baik melalui APBN dan APBD,” ucap dia.
Ia menjelaskan, mengingat tahun 2020 ini tahun terakhir pekerjaan 7 paket proyek multiyears bahwa pekerjaan masih berjalan dan diharapkan selesai pada waktunya. Dan hasil dapat segera dinikmati oleh masyarakat.
Kemudian, terkait perkembangan penerapan E-kinerja instansi terkait terus melakukan pengkajian dan penyempurnaan dari berbagai aspek. Salah satunya melengkapi sarana prasarana penunjang.
Terkait keluhan pedagang plaza beringin, terjadi pungutan sampah namun pengelolaan belum maksimal. Bahwa pungutan sampah Rp 5 ribu/kios perbulannya yang dipungut DLH.
Sampah dibersihkandan diangkut oleh petugas dari DLH ke TPA rikut jawu pada malam dan pagi hari.Sedangkan sampah dihalaman plaza buangan masyarakat yang tidak membuang pada tempatnya.
--page
Serta kenaikan gas LPG, pihaknya melalui instansi terkait akan memantau dan meminitor ke pangkalan resmi yang terdaftar di pertamina apabila terjadi hal yang menyenbabkan kesulitan akan segra dilaporkan ke SPBE.
Terkait kesiapan MTQ ke 30 tingkat Provinsi, pihak panitiatrus bkrja untuk menyukseskan kgiatan tersebut. Sementara terkait sampah di staion batuah akan ditutup 1 minggu sebelum kegiatan dimulai. (URIUTU DJAPER/B-5)








