SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seluruh pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diminta agar berperan aktif dalam meminimalisasi risiko bencana yang bisa terjadi kapan saja.

"Kami mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan ataupun pejabat di Kotim aktif dalam meminimalisasi risiko bencana," kata Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri, Senin, 2 Maret 2020. 

Imbauan tersebut diberikan karena saat ini Kotim sudah masuk pada musim hujan. Bencana banjir pun mengancam dan bisa terjadi kapan saja.

Untuk itu diharapkan, pemangku kepentingan bisa menjadi contoh ataupun mengajak masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan. Karena rusaknya lingkungan juga akan berpengaruh akan terjadinya bencana di daerah ini. 

"Saya harap semua sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan. Agar bencana tidak terjadi di daerah ini," kata Taufiq. 

--page

Tidak hanya itu, menjaga lingkungan pada musim hujan seperti ini juga risiko penyebaran penyakit demam berdarah dengue.

"DBD juga harus diwaspadai saat musim hujan seperti saat ini. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan harus terjaga," harap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)