SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tanaman para petani di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diserang hama dalam beberapa hari terakhir. Hama yang menyerang yakni belalang, wureng, dan pengerek batang. 

"Dari laporan masyarakat petani, tanaman mereka diserang belalang dan hama pengerek batang," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Selasa, 3 Maret 2020. 

Laporan tersebut diterima langsung oleh Taufiq sehingga ia menanyakan kepada Kepala Dinas Pertanian. Ternyata sudah ditangani dengan memberikan pupuk atau racun untuk mengatasi hama yang sangat mengganggu tersebut. 

"Alhamdulilah sudah ditangani oleh pihak Dinas Pertanian Kotim. Mudah-mudahan tidak ada lagi serangan hama tersebut," kata Taufiq. 

Penanganan Dinas Pertanian Kotim sudah dilakukan dari Kecematan Mentaya Hilir Utara hingga Teluk Sampit. Yang selama ini menjadi lumbung padi dan juga tanaman lainnya di Kotim. 

--page

"Mudah-mudahan sektor pertanian di Kotim ini bisa terus meningkat. Dan tidak ada gangguan dari hama atau apapun yang bisa membuat gagal panen," harap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/m)