SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sepanjang tahun 2019 dan 2020 hingga awal Maret ini, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Sampit tidak menemukan penderita virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Itu berdasarkan hasil pemeriksaan kami baik di jalur laut maupun udara. Tidak ada warga atau anak buah kapal yang terjangkit virus corona," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Sampit, Agus Syah Fiqhi H, Selasa, 3 Maret 2020. 

Pihaknya sendiri saat ini telah meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan di Bandara H Asan Sampit dan juga sejumlah kapal asing yang masuk wilayah perairan Kotim.

Sedangkan pada 2020 ini, ada 8 kapal yang datang dari Cina, namun bukan langsung dari Wuhan. Dan kapal tersebut juga sudah transit dari Jakarta dan menjalani pemeriksaan yang ketat. Setibanya di perairan Kotim, pihaknya kembali melakukan pemeriksaan. 

"Kami juga sudah melakukan karantina terhadap kapal tersebut, baik ABK, barang dan armada. Dan semuanya tidak ada terjangkit Covid-19. Sehingga kami perbolehkan bongkar muat di perairan Kotim," kata Agus. 

--page

Dia juga menjelaskan, bahwa waktu lalu ada penumpang pesawat yang baru tiba dari ibadah Umroh, yang dicurigai terjangkit virus corona. Karena saat itu suhu badannya mencaai 39 derajat. 

Namun setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, dinyatakan negatif. Dan hanya mengalami demam. 

"Yang pasti masyarakat di Kotim jangan panik. Dan tentunya harus selalu menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat," harap Agus. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)