SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Badan Kepegawaian Daerah atau BKD Kotim memastikan akan menindaklanjuti soal dugaan oknum pejabat terlibat selingkuh dengan stafnya yang telah bersuami.

Kepala BKD Kotim Alang Arianto mengatakan, tindak lanjut itu akan mereka lakukan manakala ada laporan yang disampaikan kepada pihaknya.

"Jadi kalau ada laporan akan kita tindaklanjuti," tukas Alang, Selasa, 3 Maret 2020.

Alang menyebutkan sejauh ini mereka masih belum mengetahui terkait masalah tersebut sehingga dirinya belum bisa memberikan penjelasan secar details.

"Ya intinya kita belum tahu kejadiannya," tegas Alang.

--page

Seorang oknum pejabat di sebuah dinas di Kabupaten Kotawaringin Timur berinisial W diduga menyelingkuhi staf tenaga kontrak berinisial C yang sudah bersuami.

Bahkan akibat kejadian itu suami si perempuan tersebut berinisial P kesal akibat ulah tersebut dan berencana akan melaporkan persoalan tersebut ke instansi terkait.

"Saya sendiri yang menggerebek mereka. Saya ketuk-ketuk pintu kamar sekitar 20 menit keluar istri saya buka pintu, saya cari ternyata yang laki-laki itu ada sembunyi dibelakang pintu," kata P.

Menurut P, keduanya tampak gugup dan W langsung meminta maaf. "Saya bilang kalau tidak berbuat apa-apa kenapa sembunyi dan kamar dikunci. Kalau bertamu bukan seperti itu," tegasnya.

P menggerebek di kamar rumahnya perumaham Ariaga Jalan Jenderal Sudirman Km 4,5 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

--page


Menurut P ia ke sana tanpa sengaja, karena istrinya mengaku hamil setelah telat 7 pekan. P terkejut melihat ada pria lain di kediamannya tersebut.

"Saya terkejut juga dia bilang telat itu. Sementara Januari dan Februari ini saya jarang di rumah karena banyak pekerjaan, saya curiga mendengar itu sudah. Ke rumah tanpa sengaja bertemu mereka berdua," ucap P.

Sementara itu W yang menjabat sebagai kepala bidang itu saat dikonfirmasi menyangkal kalau dirinya dan C melakulan perbuatan yang tidak senonoh tersebut.  Dirinya beralasan ke situ atas permintaan C.

"Saya tidak tahu beliau itu punya suami dan kebetulan dia staf di kantor saya. Semua orang tahu beliau itu bujangan. Saya ke situ siang hari tidak ada apa-apa. Salah paham saja, dan saya sudah konfirmasi dengan orang tuanya," tegas W.

Bahkan W mengaku mempersilahkan jika ada laporan terkait persoalan itu. "Saya bersumpah tidak ada apa-apa," tegasnya. (NACO/B-5)